Puluhan Rumah di Desa Cikaracak Majalengka Terancam Pergerakan Tanah

 




INFOMJLK.ID.--Menurut laporan Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Majalengka, Rezza Permana, melalui tribunjabar.id, puluha



n rumah di Desa Cikaracak, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, terancam bencana pergerakan tanah. 


Sejauh ini, berdasarkan pantauannya, jumlah rumah yang terancam bencana tersebut mencapai 35 unit yang meliputi 43 kepala keluarga (KK). 


Sebelumnya, pergerakan tanah di Desa Cikaracak ini sebenarnya sempat terjadi pada bulan Maret 2023 dan terhenti selama musim kemarau. Namun, tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Majalengka akhir-akhir ini memicu kembali pergerakan tanah di kawasan tersebut dan mengancam warga. 


Kecamatan Argapura sendiri merupakan salah satu kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Majalengka yang rawan terkena bencana pergerakan tanah saat musim penghujan tiba. Adapun kecamatan lainnya yang tergolong rawan itu meliputi Kecamatan Talaga, Cikijing, Cingambul, Malausma, Bantarujeg, Lemahsugih, Majalengka, Sindangwangi dan kecamatan lainnya yang memiliki kontur tanah cukup tinggi. 


Sementara itu, Kecamatan Lemahsugih, Cikijing, Bantarujeg, dan Malausma, menjadi daerah paling rawan longsor, karena kontur tanahnya cenderung berbukit serta lapisan tanahnya mudah bergerak. 


Hingga saat ini, pemantauan secara intensif tengah dilakukan oleh sejumlah personil BPBD Majalengka dengan memasang alat pengukur pergerakan tanah di Desa Cikaracak. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan persiapan peringatan dini melalui pemantauan berkala kecepatan gerakan tanah di kawasan tersebut. 


Pihak BPBD Majalengka juga mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan waspada khususnya ketika terjadi hujan deras dengan durasi yang cukup lama.

Post a Comment

0 Comments