Kini, Bandara Kertajati Tak Lagi Jadi Tempat "Piknik dan Botram" Warga Majalengka


Source foto : by peggy gaspersz


Infomjlk.id -- Maraknya kabar Bandara Kertajati akan segera beroperasi penuh menjadi suatu hal yang mungkin terdapat rasa suka maupun duka bagi warga Majalengka. Hal yang menarik dari bandara tersebut ialah adanya orang yang melakukan piknik di Bandara Kertajati. Kegiatan itu dilirik oleh berbagai pihak, mulai dari pihak manajemen bandara hingga pemerintah daerah setempat. Kejadian tersebut merupakan hal yang cukup lucu karena orang-orang yang datang kesana bukanlah untuk menggunakan jasa transportasi penerbangan, melainkan ikut numpang atau duduk di sekitar bandara, ibaratnya piknik ala orang sunda yang disebut botram bersama keluarga atau beberapa orang setempat. Unik namun nyata terjadi di Bandara Kertajati.


Orang yang mungkin tidak terbiasa atau belum pernah melihat kejadian seperti itu akan merasa aneh. Karena fungsi sebenarnya dari suatu bandara bukanlah untuk "piknik", tetapi sebagai fasilitas transportasi penerbangan bepergian ke luar kota. Kegiatan piknik atau botram ini terjadi bisa dikarenakan penumpang atau pengunjung yang menaiki pesawat di Kertajati sedikit, sehingga bandara tersebut masih sepi. Dengan luasnya area bandara, keamanan yang belum ketat, dan adanya angin sepoi-sepoi, tidak disangka membuat para warga memiliki ide dan berpikir untuk bersantai sambil piknik disana. Memang dirasa cukup nyaman jika bersantai di sore hari, di bawah pohon rindang dengan terik matahari yang tidak begitu panas, dan angin yang sepoi-sepoi. Itu semua dapat memicu beberapa orang untuk memanfaatkan bandara yang masih terbilang sepi tersebut.


Kenyataannya sehubungan dengan kabar bahwa Bandara Kertajati akan beroperasi penuh dalam waktu dekat ini, maka akan berkurangnya atau bahkan tidak lagi warga yang piknik dan botram disana. Pastinya bandara tersebut akan menerima lebih banyak pengunjung atau penumpang, penjagaan yang mulai ketat, dan juga pihak manajemen bandara yang mulai memaksimalkan waktu dan fasilitasnya. Hal positif yang bisa diambil tentu bandara akan ramai pengunjung, fasilitas dan keamanan meningkat, lingkungannya menjadi lebih bersih tanpa ada sisa makanan atau sampah dari kegiatan botram, dan juga banyaknya keuntungan lain yang akan didapat. Semua itu demi memajukan kabupaten Majalengka menjadi lebih dikenal dan dilirik banyak orang dari berbagai daerah berbagai pihak. (AGNL) 

Post a Comment

0 Comments