Mengenal Batas Wilayah Kabupaten Majalengka Kalau kamu belum tahu, mungkin mainnya kurang jauh!





InfoMJLK.Id — Secara geografis Kabupaten Majalengka terletak di bagian timur Provinsi Jawa Barat. Kabupaten Majalengka terletak pada titik koordinat yaitu Sebelah Barat 108° 03' - 108° 19 Bujur Timur, Sebelah Timur 108° 12' - 108° 25 Bujur Timur, Sebelah Utara 6° 36' - 5°58 Lintang Selatan dan Sebelah Selatan 6° 43' - 7°44.


Bagian utara wilayah kabupaten Majalengka adalah dataran rendah, sedang di bagian selatan berupa pegunungan. 


Gunung Ciremai (3.076 m) berada di bagian timur, yakni di perbatasan dengan Kabupaten Kuningan. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dan merupakan taman nasional, dengan nama Taman Nasional Gunung Ciremai.


Apa Saja batas Wilayah Majalengka, yuk simak ulasannya!


1. Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Indramayu


Di ujung utara ada desa Pangkalanpari kecamatan Jatitujuh yang berbatasan dengan dengan kecamatan Bangodua kabupaten Indramayu. Namun, tugu perbatasan kedua kabupaten ini kurang terawat.


Gerbang batas Majalengka dan Indramayu, yang terletak di ujung Kecamatan Jatitujuh kondisinya sangat memprihatinkan. Gerbang perbatasan tersebut kurang terawat dan ada tangan jahil manusia yang mencoret-coret temboknya.


Salah seorang pengendara motor yang sedang berhenti sambil menikmati es tebu di dekat Gerbang tersebut, Ujang (40) menuturkan kondisi gerbang tersebut sudah lama terlihat seperti itu. Sebagai warga Majalengka yang sering melewati gerbang tersebut dirinya berharap agar segera diperbaiki.


“Meskipun kebutuhannya tidak terlalu urgen jika di bandingkan dengan pembangunan jalan ke pelosok desa yang sudah rusak, namun semestinya hal ini juga perlu di perhatikan karena hal ini mencerminkan bagaimana keadaan Kabupaten Majalengka untuk orang luar yang datang ke Majalengka”, tanggap dirinya.


2. Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Cirebon dan Kuningan


Keadaan geografi khususnya morfologi dan fisiografi wilayah Kabupaten Majalengka sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh perbedaan ketinggian suatu daerah dengan daerah lainnya.


Sementara untuk daerah paling timur ada Desa Lengkong wetan kecamatan Sindangwangi yang berbatasan dengan desa Bobos kecamatan Dukupuntang kabupaten Cirebon.


Jalur ini merupakan jalur provinsi sehingga kondisinya cukup bagus, bahkan selain itu, jalur ini juga tidak pernah sepi dilalui oleh kendaraan, terlebih ada bis antar kota dalam Provinsi (AKDP) yang menghubungkan Sumber-Cikarang yang sering lewat jalur ini.


Sementara untuk perbatasan dengan Kabupaten Kuningan, terletak di desa Cipasung kecamatan Lemahsugih dengan desa Darma kecamatan Darma kabupaten Kuningan.


3. Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Ciamis


Jika dilihat dari kondisi geografis, Wilayah selatan memiliki Morfologi perbukitan terjal meliputi daerah sekitar  Gunung Ciremai, sebagian kecil Kecamatan Rajagaluh, Argapura, Sindang, Talaga, sebagian Kecamatan Sindangwangi, Cingambul, Banjaran, Bantarujeg, Malausma dan Lemahsugih dan Kecamatan Cikijing . 


Kemiringan di daerah ini berkisar 25-40 persen dengan ketinggian antara 400 - 2000 m di atas permukaan laut.


Untuk sebelah selatan, Tugu batas Ciamis dan Majalengka, yang terletak di ujung batas Desa antara desa Maniis kecamatan Cingambul dengan desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis.


Menurut Sahidi, tokoh masyarkat sekitar mengatakan, tugu batas wilayah Kabupaten Ciamis dan Majalengka, entah tahun berap dibuatnya. Sehingga kondisinya sudah sangat memprihatinkan.


Selain kondisinya sudah memprihatinkan, juga tidak disertai tulisan. Dia meminta agar Pemerintah menganggarkan kembali untuk pembuatan tugu perbatasan, sehingga tugu batas wilayah Kabupaten Ciamis dibangun yang Representatip.


“Meskipun terlihat remeh, kehadiran gapura atau tugu batas wilayah sangat diperlukan, sehingga masyarakat bisa mengenal suatu wilayah yang dilewatinya,” katanya.


4. Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Sumedang


Jika dilihat dari peta, wilayah Majalengka itu memanjang dari utara ke selatan, namun lebar dari timur ke Barat hanya ada 6 kecamatan yaitu sumberjaya, Palasah, Jatiwangi, Dawuan, Kasokandel, dan Kadipaten di ujung barat.


Di ujung barat sendiri ada desa Karangsambung kecamatan Kadipaten yang berbatasan dengan desa Tolengas kecamatan Tomo kabupaten Sumedang.


Dari aspek hidrologis di Kabupaten Majalengka mempunyai beberapa jenis potensi sumber daya air yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Potensi sumber daya air tersebut meliputi:


Air permukaan, seperti mata air, sungai, danau, waduk lapangan atau rawa, Air tanah, seperti sumur bor dan pompa pantek dan air hujan. Sungai yang besar di antaranya adalah Cilutung, Cijurey, Cideres, Cikeruh, Ciherang, Cikadondong, Ciwaringin, Cilongkrang, Ciawi dan Cimanuk.


Curah hujan tahunan rata-rata di Kabupaten Majalengka berkisar antara 2.400 mm-3.800 mm/tahun dengan rata-rata hari hujan sebanyak 11 hari/bulan. Angin pada umumnya bertiup dari arah Selatan dan tenggara, kecuali pada bulan April sampai dengan Juli bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan antara 3-6 knot (1 knot =1.285 m/jam).


Bagaimana, apakah baraya sudah pernah melewati perbatasan tersebut? Kalau belum mungkin baraya mainnya kurang jauh dan pulangnya kurang malam!


Sumber : Jabar.IdnTimes.com 


 

Post a Comment

0 Comments