Siap-siap, Pemerintah Bakal Gantikan Gas LPG dengan Ini!

Source: ahlikpbuindonesia.or.id

InfoMJLK.id -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa proyek Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga bisa menggantikan peran Liquefied Petroleum Gas (LPG). Dengan pemakaian Jargas, kegiatan impoir LPG dipastikan bisa menurun. 

Sekarang, Kementerian ESDM mengklaim sedang mendorong pembangunan infrastruktur jargas untuk dalam negeri, baik untuk pemanfaatan rumah tangga maupun industri. 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, melalui cnbc.id mengatakan gas bumi merupakan salah satu sumber energi andalan di era transisi energi, khususnya untuk bisa mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada 2060 mendatang. 

Oleh karena itu, diperlukan infrastruktur terintegrasi untuk bisa menyalurkan gas dari area sumber gas hingga ke area penerimanya di seluruh Indonesia. 

Infrastruktur pipa gas sepanjang Sumatera dan integrasi Sumatera-Jawa menjadi kunci penyaluran gas domestik. Hal itu dilakukan untuk menyalurkan potensi gas bumi dari Wilayah Kerja Agung dan Andaman, Aceh, sehingga gas dari ujung Sumatera tersebut bisa dimanfaatkan di Jawa dan daerah lain di Sumatera. 

Manfaat pembangunan infrastruktur jaringan gas yakni tidak lain untuk bisa mendukung harga gas lebih terjangkau dengan biaya angkut atau Toll Fee lebih murah. 

Saat ini sudah terbangun infrastruktur jaringan pipa gas Cisem (Cirebon-Semarang) tahap 1 dengan investasi Rp 1,13 triliun. Saat ini jaringan Cisem tahap 2 tahun 2024 ini membutuhkan investasi Rp 1,33 triliun dan untuk tahun 2025 membutuhkan investasi Rp 2,01 triliun. 

Program jargas untuk rumah tangga yang berasal dari Cisem dan Dusem (Dumai-Sei Mangkei) bisa mengurangi subsidi LPG 3 kg hingga Rp 0,63 triliun per tahun.

Post a Comment

0 Comments