Ruang Publik di Majalengka Dilengkapi Fasilitas Wifi Gratis, Siapa Mau ?

 



InfoMJLK.id — Di era yang serba digital, kebutuhan akan internet menjadi sesuatu yang wajib didapatkan setiap saat, mengalahkan makan nasi dan teman-temannya.


Untuk menindalanjuti hal tersebut, beberapa daerah terus berbenah untuk melengkapi fasilitas ruang publik dengan internet yang cepat. 


Pemkab Majalengka langsung bergegas, beberapa ruang publik telah dipasang router Wireless Fidelity (WiFi). WiFi tersebut diberikan gratis untuk masyarakat yang ingin mengakses internet.


Data dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Majalengka, ada lima ruang publik yang telah dipasang router WiFi. Di sana masyarakat bisa dengan mudah mengakses internet secara gratis.


Ada lima ruang publik di Majalengka yang menyediakan WiFi gratis. Di Bundaran Munjul, Lapangan GGM, Alun-Alun Majalengka, kawasan Pujasera dan Paralayang," kata Sulaeman Kurdi Kasi Infrastruktur Teknologi Informasi Diskominfo Kabupaten Majalengka saat dikonfirmasi Rabu (31/3/2021).


WiFi gratis yang terpasang di lima ruang publik itu merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menunjang pencanangan smart city di Kabupaten Majalengka.


Tahun ini, kata Kurdi, Kabupaten Majalengka baru mendapat jatah lima router WiFi. Meski baru mendapat lima unit saja namun tidak menutup kemungkinan ke depannya WiFi gratis juga akan dipasang di ruang publik lainnya.


"Tahun ini dapat 5 titik mungkin nanti akan bertambah, kita akan ajukan lagi untuk ruang publik lainnya terutama untuk sekolah-sekolah. Ini program batuan Pemprov Jabar untuk menuju smart city, selain WiFi gratis, ada juga desa digital di Argapura," ungkapnya.


Selain gratis WiFi yang tersedia di lima ruang publik itu juga dipasang tanpa password. Masyarakat cukup mengaktifkan WiFi di masing-masing gadget, kemudian pilih WiFi dengan nama Jabar Juara.


"Gratis tinggal login saja, tidak pakai password. Klik aja WiFi Jabar Juara nanti akan masuk ke halaman login dan klik aja login, langsung nyambung. Untuk kecepatan 20 Mbps, buat browsing atau ngerjain tugas mah bisa," lanjut Kurdi.


Meski gratis dan tidak menggunakan password namun masyarakat dipastikan tidak bisa mengakses situs atau konten negatif saat menggunakan jaringan WiFi tersebut.

Menurutnya WiFi itu telah disetting dengan internet sehat sehingga yang bisa diakses hanyalah situs dan konten positif saja.


"Sudah disetting internet sehat. Jadi pesannya untuk masyarakat gunakan sebijak mungkin. Dan yang paling penting agar selalu jaga protokol kesehatan ketika berada di ruang publik," pungkasnya.

Post a Comment

0 Comments